Percaya diri adalah kondisi mental, datangnya dari dalam dan terpancar keluar. Karena
itu yang namanya percaya diri bukanlah semata-mata penampilan fisik, atau sikap
yang dibuat-buat. Dengan kata lain, arti percaya diri adalah sebagai berikut.
Masalah tidak percaya
diri akan menjadi masalah yang menghambat ketika seseorang selalu tidak
pede dalam hal apapun, selalu minder, selalu takut, selalu
cemas, sehingga sulit untuk maju, mentok dalam karir, sulit cari duit, dan
sulit cari pasangan.
1. Bukan bersikap arogan dengan dada dibusungkan, dan
jalan petantang-petenteng dengan kedua tangan mengayun lebar seperti ada bisul
di ketiak. Justru orang yang arogan sebenarnya menutupi ketidakpedeannya dengan
arogansi.
2. Tidak identik dengan bentuk fisik yang sempurna,
tegap, atletis, atau berperut six pack. Banyak orang yang bertubuh tegap tetapi
tidak mampu menyembunyikan ketidakpedeannya.
3. Tidak identik dengan wajah yang tampan atau
cantik. Justru orang yang suka terlalu lama berdandan atau suka berlama-lama
bercermin adalah orang yang tidak pede dengan penampilannya, dia menghabiskan
waktu lama untuk dandan agar terlihat sempurna. Karena kalau sudah sempurna,
barulah dia pede.
4. Tidak identik dengan orang yang selalu terlihat tegar
dan tak pernah menangis. Justru orang yang sehat harus mengeluarkan air mata minimal
4 kali dalam waktu 8 bulan. Bukan berarti Anda harus cengeng, karena penyebab
keluarnya air mata bukan hanya kesedihan, tapi juga rasa haru, atau rasa
bahagia. Menangis itu baik untuk mengeluarkan kotoran dari mata. Dan ketika
seseorang menangis karena sedih, justru dia orang yang hebat karena dia mampu
mengakui dan menerima bahwa dirinya sedang sedih dan bersedia mengalirkan
energi kesedihan itu dengan cara menangis.
5. Tidak identik dengan orang yang tidak pernah
takut atau cemas. Kita butuh ketakutan dan kecemasan agar kita tidak menjadi
sombong karena merasa tidak takut dengan apapun. Dan seringkali ketakutan serta
kecemasan menjadi pemicu untuk melakukan tindakan positif agar hal yang
ditakutkan dan yang dicemaskan tersebut dapat dihindari atau diminimalkan.